Dadak Dium

Hai, selamat datang di platform Blog ku. Sebelum itu, aku ingin memberitahu bahwa sebenarnya kamu itu sangat bodoh sudah melihat ini. Emh, sebenarnya bukan bodoh sih, lebih tepatnya aku bodohi. Karena sudah membuang-buang waktumu untuk membaca tulisan nggak penting ini. Wkwk, pasti bingung.

Nggak nggak, bukan gitu, jadi sebenarnya aku ingin berterimakasih karena sudah menyempatkan waktumu membaca tulisanku. Aku sangat senang jika melihat orang-orang yang membaca. Itu sangat berguna bagi mereka yang senang membaca. Tunggu dulu, ini bukan kampanye untuk mancing kamu untuk membaca loh ya. Bukan. Ini adalah sebuah platform dimana aku membuat dan mempublish karyaku lewat media digital.

Perkenalkan, Aku Dadak Dium.

Dadak Dium merupakan bahasa jawa lain dari getah tanaman Jatropha Multifida yang diambil dari kata "dadak" artinya getah, "Dium" artinya tanaman Jatropha Multifida.

Sebuah julukan yang aku pakai sebagai nama sosial media. Nama ini terinspirasi dari kata-kata seorang teman yang menceritakan kisahnya ketika ia terjatuh dari sepeda dan kakinya tergores. Secara spontan ia mengambil getah dari tanaman Dium untuk dioleskan ke kakinya.

Nama itu sebenarnya sudah umum di kalangan masyarakat. Akan tetapi sangat lucu ketika aku dengar dan sejak itu aku menggunakan nama itu untuk segala nama di sosial media.

Terimakasih sudah membaca profilku.
Siapapun kamu, aku mengetahui dirimu lewat fitur statistika di aplikasi. Semoga bermanfaat. Wkwkwk.

Komentar

Postingan Populer